Delicious LinkedIn Facebook Twitter RSS Feed

Community Support VS Company Support

Pernah nggak sih ngerasain namanya frustasi ketika kita ngalamin masalah sama kompie kita. Sebagian orang awam pasti pernah. Kalau masalah muncul di tempat yang mendapatkan dukungan technical support enak, cuman apa yg namanya masalah milih tempat ketika mau muncul dan semua berubah ketika negara api telah menyerang he he kayak di film avatar saja.


Ketika mendapat kesulitan itu pasti kita akan bertanya kepada teman, forum, dan yang terakhir google kayaknya kebalik ya.. tapi itu lah kenyataanya di indonesia tidak mau berusaha membaca manual, googling maunya instan. Padahal mereka terhubung ke internet juga namun mereka lebih suka instan, minta di support sama komunitasnya.

Oh ya dalam meminta support ke komunitas mereka seringkali  lupa mereka sering kali menyamakan community Support (dukungan komunitas) dengan company support. Hal seperti ini yang menyebabkan banyak masalah yang tidak terpecahkan karena individu yg dimintai dukungan keburu sebel dan malas membantu.

Perlu diingat, komunitas a.k.a community memberikan dukungan tanpa dibayar. Beda halnya dengan company support a.k.a layanan perusahaan penjual produk yang di bayar oleh perusahaan tersebut. Jika terjadi ketidak puasan terhadap produk tersebut akan berpengaruh dengan produknya.

Sikap saling menghormati sebenarnya adalah kunci bagi individu yang membutuhkan bantuan dari komunitas. Karena hal itu akan berdampak pada penyelesaian masalah yg cepat dengan banyaknya anggota komunitas yg membantu. Intinya, kalo mau minta dukungan jangan kasar-kasar kek! Jadi kita sebagai anggota komunitas tidak sebel menjawab.

Akhirnya kami menemukan avatar sedang tertidur di dalam es.

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Loh apa hubungannya dengan Avatar?

Unknown mengatakan...

emang gak ada hubunganya dengan avatar :p

mashudi mengatakan...

avatar? kapan negara api menyerang? :D

yudhasatya mengatakan...

avatre yo aku iki pak

Posting Komentar